TEKANAN
NAMA : KLEMENSIA DESSY SARI
NIM :321200084
KELAS : A PAGI
MK : E-LEARNING
DOSEN : ANITA, S.Pd,. M.Si
Bahan
ajar tekanan
Tujan
dalam pembelajaran ini adalah
1. mengetahui
pengertian tekanan
2. mengetahui
konsep tekanan
Pengertian
Tekanan
Berhati-hatilah
jika kamu memegang benda tajam, seperti pisau atau jarum. Mengapa demikian?
Benda-benda tersebut selain sangat dibutuhkan untuk memudahkan melakukan usaha,
juga dapat menyebabkan tubuh kamu terluka. Adapun pisau tumpul ataupun jarum
tanpa ujung runcing sukar untuk dapat digunakan melakukan kerja. Mengapa
demikian? Apabila kamu perhatikan kaki-kaki unggas, seperti ayam, itik, ataupun
burung yang lainnya, ternyata memiliki bentuk yang berbeda-beda. Mengapa
demikian? Tuhan telah menciptakan kaki binatang tersebut sedemikian rupa sesuai
dengan fungsinya. Ada yang berfungsi untuk berjalan, mencengkeram, dan
berenang. Jika ayam dan itik berjalan di jalan yang berlumpur, ternyata kedua
bekas kaki unggas tersebut memiliki kedalaman yang berbeda. Bekas kaki apakah
yang lebih dalam?
Beberapa
peristiwa tersebut sangat berhubungan dengan salah satu konsep Fisika, yaitu
tekanan. Jadi, apakah tekanan itu?
Ketika
kamu menekan kedua uang logam pada posisi yang berbeda dengan gaya yang sama,
uang logam pada posisi manakah yang bekasnya lebih dalam? Mengapa demikian?
Ketika
kamu menekan kedua uang logam yang posisinya sama, tetapi dengan gaya yang
berbeda, yang manakah bekas uang logam yang lebih dalam? Mengapa demikian?
Uang
logam manakah yang mendapatkan tekanan yang lebih besar?
Faktor-faktor
apakah yang memengaruhi besarnya tekanan?
Jika
kita menganalisa dengan baik, maka kita akan dapati ternyata dengan posisi yang
berbeda dan gaya yang diberikan sama ternyata uang logam mengalami keadaan yang
berbeda pada posisi yang berbeda. Pada posisi uang logam memiliki luas pemukaan
luas tidak mengalami bekas yang dalam, tetapi untuk uang logam yang memiliki
luas permukaan kecil mengalami bekas yang lebih dalam. Hal ini menandakan luas
permukaan mempengaruhi bekas pada plastisin.
Ketika
kita memberikan gaya pada uang logam sama halnya kita sedang menekan uang logam
ke plastisin, luas permukaan ternyata mempengaruhi bekas yang ditinggalkan pada
plastisin. Luas permukaan dapat kita simpulkan memiliki kaitan berbanding terbalik
dengan bekas pada lastisin dan dalam matematika luas permukaan dapat ditulis
sebagai hubungan pembagian sementara gaya yang diberikan terjadi hal
sebaliknya. Hal ini berarti gaya dapat kita tulis sebagai perkalian, sehingga
terbentuklah sebuah besaran yang kita kenal dengan istilah tekanan, hasil bagi
antara gaya dan luas permukaan disebut tekanan (P).
Gaya
tegak lurus (F), yang bekerja pada suatu luasan (A) disebut tekanan (p).Gaya
tegak lurus itu dapat dinyatakan sebagai gaya tekan, yaitu gaya yang disebabkan
adanya tekanan. Untuk dapat mengetahui adanya tekanan selalu dilihat adanya
gaya dan luasan di bidang tempat bekerjanya gaya itu. Semua kenyataan ini dapat
dirangkum dalam sebuah persamaan matematis:
p
= F / A
dengan
p = tekanan (N/m2), F = gaya (N), dan A = luas bidang tekan (m2). Satuan
tekanan dalam SI adalah (Pa).
